Sabtu, 30 April 2011

MURNIATI,S.Si: UNTUK APA BELAJAR FISIKA ???

MURNIATI,S.Si: UNTUK APA BELAJAR FISIKA ???: "Fisika sangat dekat dengan kita.Hampir di setiap sendi kehidupan itu ada fisika."

Apa yang kita gunakan berkomunikasi,apa yang kita gunakan penerangan ,dan lain -lain semuanya erat kaitannya dengan fisika.

Belajar fisika jangan karena mau ujian,ada PR dari guru,karena desakan orang tua,akan tetapi jika belajarnya karena rasa ingin tahu tentang apa sebenarnya itu FISIKA .

Mengapa FISIKA begitu dekat dengan kita ?

Mulai dari diri kita; Manusi bergerak ,melihat ,menggunakan telekomunikasi,penerangan ,dan masih banyak lagi langsung bersentuhan dengan kehidupan manusia sehari-hari.

Banyak yang di dapatkan di masyarakat bahwa FISIKA itu rumit,susah,dan berbelit-belit....... Manusia yang seperti ini berarti belum memahami betul apa arti sebenarnya fisika.Sadar atau tidak cahaya yang senantiasa di samping kiri-kanan,depan belakang,dan bahkan atas - bawah kita itu peristiwa fisika.Mengendarai kendaraan bermotor dengan kelajuan sekian -sekian agar tidak telat tiba di tujuan ,itu peristiwa FISIK.Pesawat terbang bisa terangkat mencapai ketinggian sekian di atas permukaan itu peristiwa FISIKA ,APA sudah mengerti ???

Jika ilmu fisika kita pahami dan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,maka cepat atau lambat bumi kita ini ,negara kita ini tidak akan tertinggal dari negara-negara maju seperti AS,Jerman .
Bersambung...........

ANTARA CERDAS DAN PINTAR

Setiap manusia terlahir dalam keadaan fitrah.Hakikat penciptaan sama namun yang membedakan adalah potensi.Kita lahir dibekali masing-masing potensi yang luar biasa .Potensi ini bukan hanya dilihat dari segi kecerdasan intektual saja ,akan tetapi dari semua aspek.
Ada manusia yang dilahirkan dengan potensi yang biasa-biasa saja,istimewa,dan ada yang luar biasa.Potensi yang berbeda-beda ini menjadi wahana untuk saling melengkapi dan berbagi ,bukan untuk saling meremehkan dan saling menjatuhkan satu dengan yang lain.Kecerdasan harus dilatih mulai dari masa kita bayi dan jika perlu sampai manusia itu meninggal,ada yang cepat,ada yang lambat,tergantung pada potensi diri masing-masing.
Kecerdasan akan membawa kemuliaan bagi pemiliknya yang menggunakannya secara baik,namun sebaliknya kecerdasan bisa mendatangkan malapetaka bagi pemiliknya jika digunakan dengan tidak benar alias tidak di jalan Allah SWT.
Selain kecerdasan intelektual ,manusia juga dibekali dengan kecerdasan emosional.Kecerdasa emosional merupakan indikator kesuksesan seseorang dalam mengelola dirinya dari hawa nafsu.Banyak orang yang hanya mengandalkan kecerdasan intelektualnya saja sehingga pada saat menhadapi tantangan berat dia akan gampang stress dan bahkan putus asa dan menjadi pesimis dalam hidupnya,bahayya.Oleh karenanya seorang pendidik jangan hanya menilai dari aspek intelektual saja ,tetapi harus bersinergi antara cerdas intelek dan cerdas emosional.Banyak temuan di masyarakat seseorang jago di bidang eksakta akan tetapi mereka tidak dapat menempatkan dirinya di tengah-tengah masyarakat alias KUPER ,inilah contoh dari korban yang hanya mengandalkan kecerdasan intektual saja.

Pintar dengan cerdas adalah adalah dua kata yang berbeda dari segi makna dan istilah.Pintar merupakan OUT PUT dari proses seseorang menggunakan kecerdasannya,baik kecerdasan intelektual maupun kecerdasan emosionalnya.Seseorang yang cerdas belum tentu pintar ,akan tetapi orang yang pintar bisa dipastikan dia cerdas ,hanya saja ada kepintaran yang positif dan ada yang negatif.Positif jika kecerdasan intelektual dan emosionalnya seimbang,sedangkan negatif jika hanya mengedepankan kecerdasan intelektualnya saja(Kusmayanto Kadiman ).

G A U L

Manusia merupakan mahluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam kehidupannya.Manusia harus mampu hidup bersosial karena tidak mungkin hidup tanpa orang lain.Jangan pernah merasa diri tidak akan membutuhkan orang lain .Orang yang terbiasa menyendiri dan cenderung tak peduli dengan sekelilingnya biasa disebabkan oleh sikap sombong atau merasa rendah diri.Orang yang rendah diri merasa dirinya lemah,bodoh,miskin,lebih rendah,jelek,dan lain-lain sehingga tidak mempunyai kemampuan untuk bergaul dengan orang lain karena sudah terkungkung dengan perasaannya sendiri .Lain halnya dengan sulit bergaul yang diakibatkan sikap sombong .Sikap sombong sangat berbahaya bagi pemiliknya karena bukan hanya menimbulkan kedengkian pada orang lain ,tapi dirinya pun akan banyak kehilangan energi dan konsentrasi.Orang sombong biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut;Banyak mendustakan kebenaran,sering meremehkan orang lain.Jika seseorang sudah merasa pintar dan cenderung tidak mau menerima kebenaran ,akan sukar bergaul dengan orang lain ,dan orang lain pun akan menghindar dari nya.

Maka berbahagialah bagi orang yang senang bergaul dengan orang lain ,tidak memiliki musuh,saingan ,dan halangan.Setiap ada kesempatan akan menambah persahabatan .

Trik seni bergaul oleh KH.Abdullah Gymnastiar:

Aku Aman Bagimu,Aku Menyenangkan Bagimu,dan Aku Bermanfaat Bagimu.

Bersambung...............

UNTUK APA BELAJAR FISIKA ???



Fisika sangat dekat dengan kita.Hampir di setiap sendi kehidupan itu ada fisika.